JAKARTA UNDERCOVER
1001 film di 1001Berita.com. MOAMMAR EMKA'S JAKARTA UNDERCOVER, tayang di minggu terakhir bulan Februari 2017 untuk penonton 21 tahun ke atas. Pras menjalani impiannya sebagai penulis, berjuang sekaligus bertualang  di sisi malam kota Jakarta. Sangat di sarankan untuk di tonton.

Tidak di anjurkan untuk membawa anak-anak saat menonton film ini di bioskop kesayangan anda.  

  • Produser : Susanti Dewi
  • Sutradara : Fajar Nugros
  • Penulis : Piu Syarif, Fajar Nugros
  • Produksi : Grafent Pictures, Demi Istri Production
  • Oka Antara sebagai Prasetyo Nugroho
  • Baim Wong sebagai Yoga
  • Ganindra Bimo sebagai Awink, Fajar. Sahabat Pras, lucu melambai-lambai.
  • Richard Kyle sebagai Ricky
  • Tiara Eve sebagai Laura, Laura Voerman
  • Lukman Sardi sebagai Djarwo
  • Agus Kuncoro sebagai Mama San, Agatha Santoso
  • Nikita Mirzani sebagai Sasha, Sasha Tanyta
  • Tio Pakusadewo sebagai Agus Dharmono

Pras, seorang penulis, putra daerah, tinggal di sebuah kamar  kecil, di kawasan padat penduduk, di ibukota Indonesia, Jakarta. Bekerja di sebuah surat kabar nasional bersama dengan idolanya, Djarwo, pemimpin redaksi.
 
Suatu malam, di luar rumah, ia menjadi sasaran pengeroyokan orang-orang tak di kenal karena seorang pria melambai yang berusaha mencari perlindungan darinya. Pria melambai tersebut terus meninggalkan Pras yang kesakitan, begitu pula dengan para pengeroyoknya.

Keesokan harinya, pintu kamar Pras di ketuk oleh seorang pria berbadan tegap besar, berkulit putih penuh tatoo. Pras yang sedang tidur sempat membuka pintu untuk mengetahui siapa   tamu tersebut, kemudian ditutup kembali karena merasa tidak kenal dan hanya mengganggu istirahatnya. Tamu tak diundang tersebut tidak berhenti mengetuk pintu kamar . Ia mengenakan wig biru. Tamu tersebut adalah pria melambai yang tadi malam membuat Pras di keroyok orang-orang tak dikenal. Dengan terpaksa Pras menerima kedatangan pria melambai tersebut yang berniat meminta maaf sekaligus berkenalan. Namanya Awink.

Awink mengajak Pras ikut ke tempatnya bekerja, sebuah rumah hiburan malam dengan banyak kerlap kerlip lampu dan wanita wanita cantik di sekitarnya. Saat Awink meninggalkan Pras untuk mulai bekerja sebagai penari, Pras menerima panggilan telpon dari ibunya di kampung. Pras keluar ruangan untuk menerima telpon. Tanpa disadarinya, di belakangnya sedang seorang pria terkapar tak berdaya karena di aniaya olehpria lainnya. Selesai menerima telpon, Pras hendak mengabaikan pria tersebut, namun seorang pria pengemudi taksi mencegahnya. Pras mengantarkan pria terluka tersebut ke rumah sakit dan menyerahkan ponsel pria tersebut pada staf rumah sakit. Pras tidak meninggalkan nama dan nomor telponnya, hanya sarankan untuk hubungi nomor di ponsel pria tersebut. Saat meninggalkan rumah sakit, Pras bertemu dengan seorang wanita cantik di minimarket, dan hampir berkenalan karena dering ponsel yang digunakan sama.  Baju yang di kenakan Pras masih berlumuran bercak darah milik pria asing yang di tolongnya. Pras tiba di dekat rumahnya saat hari menjelang siang. Ia bertemu kembali dengan Awink yang ngambek karena di tinggalkan tanpa pamit tadi malam.

Yoga, nama pria asing yang ditolong Pras, sudah mulai pulih, dikunjungi oleh pacar gelapnya, wanita cantik yang bukan istrinya. Istrinya berada di kota lain.

Yoga meminta bantuan pada Ricky untuk mencari dan menemukan sosok pria misterius yang telah menyelamatkannya. Mereka pergi ke rumah hiburan yang sebelumnya telah membuatnya terluka parah, berkelahi dengan kelompok kriminal lainnya. Pengelola rumah hiburan  di dampingi oleh Awink, dan Awink kenal dengan sosok pria yang menolong Yoga. Awink mengantarkan Yoga ke rumah Pras. Pras dan Yoga berkenalan. Sebagai ucapan terimakasih, Yoga mengundang Pras untuk hadir dalam pesta.

Pras semakin akrab dengan Yoga, bahkan dianggap sebagai sahabatnya. Yoga  sering mengadakan pesta dan mengundang hadir Pras, tanpa dipungut biaya. Tanpa di ketahui Yoga, Pras sedang merekam, menyelidiki dan menulis kegiatan serta orang-orang yang ditemuinya. Pras berusaha mengetahui sosok mama San dan Sasha.

Pras sering ditelpon oleh Djarwo untuk serahkan tulisannya untuk dimuat di surat kabar. Pras mengajukan hasil penyidikannya tentang dunia malam di Jakarta. Semula Djarwo menolak, namun Pras tetap memintanya untuk membaca tulisannya.

Pras semakin dekat dengan Laura, wanita cantik yang dikenalnya di minimarket. Pras jatuh cinta pada Laura. Pras tidak mengetahui bahwa Laura adalah pacar gelap dari Yoga, sahabatnya.
Akhirnya Pras mengetahui bahwa Yoga adalah pengusaha hiburan malam dan mama San adalah penyedia wanita-wanita cantik untuk acara yang di adakan oleh Yoga.

Suatu malam, Laura menemui Yoga dalam keadaan lebam di matanya. Yoga marah dan mendatangi ke rumah pria kaya gendut yang pernah memakai jasa Laura. Pria gendut tersebut di hajar oleh Yoga di teras rumahnya, di saksikan oleh istrinya.

Mama San melaporkan kejadian tersebut pada Ricky, rekan kerja sekaligus pengawal Yoga. Yoga tidak terima dengan teguran Ricky dan merasa telah di campuri urusan pribadinya.

Yoga berniat menebus Laura dari mama San dengan sejumlah besar uang sesuai permintaan mama San. Yoga semakin giat mengadakan pesta hiburan malam untuk mengumpulkan uang.

Pras pergi ke kantornya, ke ruangan Djarwo, hendak mencabut tulisannya agar tidak di cetak. Namun keinginannya di tolak oleh Djarwo.

Pras tertidur di depan minimarket, ia hendak membaca tulisannya di majalah tempatnya bekerja. Ia dibangunkan oleh gerak-gerik orang gila di dekatnya. Saat terbangun dan pergi ke rak surat kabar di dalam minimarket, ia kalah cepat, sudah habis tak bersisa.

Di tempat lain, Ricky telah membaca majalah tersebut, dengan penulis “emka”. Ricky melaporkan isi majalah tersebut pada Yoga.

Awink tengah berada di kamar Pras. Ia mengumpulkan kaleng-kaleng minuman yang kosong  dan berserakan. Tanpa sengaja ia membaca isi tulisan Pras di laptopnya yang terbuka. Ia juga menemukan kaset-kaset pita berisi rekaman milik Pras. Awink keluar kamar hendak menyembunyikan laptop Pras. Tanpa diketahuinya, Ricky telah berada di belakangnya, di dekatnya. Ricky mencari keberadaan Pras.

Pras tiba di kamarnya. Ia mencari laptopnya. Ia keluar kamar hendak menemukan Awink, orang yang sering merapikan kamarnya. Akhirnya ia menemukan Awink di sisi lain dekat rumahnya, di atap rumah. Wajah Awink penuh luka lebam. Awink menyerahkan laptop yang semula dipeluknya sangat erat pada Pras. Awink menangis dan marah pada Pras karena merasa telah di khianati.

Pras mendapat tugas dari Djarwo untuk bertemu dan wawancara dengan seorang pejabat. Ia diharuskan mengenakan jas.

Ditempat lain, Laura mendapatkan pekerjaan dari mama San untuk menghibur seorang pejabat. Laura terluka dan teraniaya oleh pejabat yang di layaninya di kamar di rumah pejabat tersebut. Di ruang tamu, di sisi lain rumah itu, Pras sedang menunggu pejabat tersebut. Setelah puaskan nafsunya, pejabat tersebut turun menemui Pras untuk wawancara. Sebelumnya, Pras mendengar jeritan wanita kesakitan, namun ia di cegah oleh satpam saat hendak mencoba mendekat ke asal suara. Laura di kamar menggunakan sisa tenaganya untuk menghubungi Yoga melalui ponsel. Yoga menerima panggilan telpon dari Laura, namun tidak ada suara dan terputus. Yoga meminta Ricky mendampinginya untuk menemukan keberadaan Laura.

Yoga dan Ricky bertemu dengan Pras di rumah pejabat tersebut. Tiba-tiba Laura turun dengan merintih dan merangkak. Pras beranjak dari duduknya, berlari memeluk Laura. Ia marah, berbalik arah, menerjang dan memukul pejabat tersebut bertubi-tubi. Yoga menarik dan memegang  Pras. Ricky tampak mengacungkan pistol dan menembak. Dor.

Bisnis Yoga dan mama San semakin surut. Laura mendapatkan satu sisa pekerjaan dari mama San. Laura mendatangi rumah tersebut.  Dan ia bertemu dengan Pras yang sangat rindu dengannya.

Simak tips ngopi di bioskop