Star Trek

Star Trek, Perang besar di luar angkasa, USS Enterprise melawan Narada, Pesawat canggih buatan bangsa Romulan dari masa depan. Pernah tayang di bioskop pada 2009. Sekarang sering tayang di saluran televisi kabel. Inilah kisah awal kapten legendaris, kapten Kirk.

  • Chris Pine sebagai James Kirk
  • Zachary Quinto sebagai Spock
  • Zoe Saldana sebagai Uhura, pacar Spock
  • Bruce Greenwood sebagai Pike
  • Karl Urban sebagai Bones
  • Simon Pegg sebagai Scotty
  • John Cho sebagai Sulu
  • Anton Yelchin sebagai Chekov
  • Leonard Nimoy sebagai Spock Tua
  • Chris Hemsworth sebagai George Kirk, ayah Kirk
  • Jennifer Morrison sebagai Winona Kirk, ibu Kirk
  • Eric Bana sebagai Nero, kapten pesawat Narada

Di awali dengan pertempuran besar antara USS Kelvin yang di pimpin oleh Pike melawan Narada, pesawat Romulan yang di pimpin oleh Nero. Narada jauh lebih besar, jauh lebih canggih daripada USS Kelvin. Nero mengundang Robau untuk negosiasi di Narada, sebagai alasan untuk menawan Robau. Robau menyerahkan jabatan kapten pada George Kirk. Setelah Robau di tawan, Narada terus menyerang USS Kelvin. Kirk perintahkan awak USS Kelvin untuk melakukan evakuasi, termasuk juga istrinya yang sedang hamil tua. Seorang diri, Kirk mengarahkan USS Kelvin tepat ke arah Narada, sebagai pengalih perhatian. Dan USS Kelvin hancur berkeping-keping di iringi ledakan besar. Di dalam salah satu kapsul, istri Kirk melahirkan seorang anak laki-laki dan di namakan James Tiberius Kirk, sesuai permintaan ayahnya.

Narada berasal dari masa depan, Narada terjebak kembali ke masa lalu karena masuk ke lubang hitam bersama dengan hancurnya planet Romulan. Kapten Robau dibunuh saat di interogasi karena tidak mengenal duta besar Spock. Nero dendam pada Spock karena tidak berhasil menyelamatkan Planet Romulan dari kehancuran, karena terlambat datang saat membawa zat merah untuk membuat lubang hitam di Matahari raksasa yang sedang melahap planet-planet di dekatnya. Kapsul berisi zat merah berhasil di luncurkan, meledak dan menghasilkan lubang hitam, melahap matahari raksasa, melahap Narada dan pesawat yang dikemudikan Spock. Spock di tangkap dan dibuang ke planet Delta Vega. Nero ingin menyiksa Spock, menghancurkan planet Vulcan dengan di saksikan oleh Spock.

Star Trek

25 tahun kemudian, James Kirk masuk ke akademi starfleet atas bujukan Pike. Pike adalah kapten USS Enterprise, sahabat dari George Kirk, ayah dari James Kirk. Kirk pintar, pemberani dan suka mengejar wanita. Kirk bertemu dengan Pike di kafe saat babak belur di keroyok oleh mahasiswa akademi starfleet lainnya. Saat  itu Kirk sedang berusaha kenalan dengan Uhura.

Saat ujian kelulusan, Kirk dan kelompoknya berhasil  menyelesaikan tes dengan predikat terbaik, dengan mengalahkan mesin simulasi yang dibuat oleh Spock. Keberhasilan Kirk dianggap hal yang curang oleh Spock saat sidang di hadapan dewan akademi Starfleet. Belum selesai sidang, alarm darurat berbunyi, permintaan minta tolong datang dari planet Vulcan yang di serang badai petir. Kirk tidak di ikut sertakan, di skors, namun berhasil masuk kedalam kapsul menuju USS Enterprise yang dipimpin oleh Kapten Pike. Kirk dibantu oleh Bone, mahasiswa Starfleet sekaligus dokter Starfleet, sahabatnya.

Kirk berusaha menyampaikan pada Pike bahwa kejadian di Planet Vulcan adalah jebakan dari Romulan, peristiwa yang sama saat ia dilahirkan, saat USS Kelvin hancur. Alasan Kirk didukung oleh Uhura, ahli bahasa Klingon - Romulan dan Vulcan. USS Enterprise tampak jauh lebih kecil dibandingkan Narada. 6 Pesawat penolong lainnya yang di kirim untuk menolong penduduk planet Vulcan telah hancur oleh serangan Narada. Badai dan Petir adalah kekacauan yang dibuat oleh Narada di atmosfer Planet Vulcan. Pike diminta untuk menghadap Nero di Narada untuk negosiasi. Namun itu hanyalah tipuan untuk menangkap dan interogasi Pike. Pike menuruti kemauan Nero, sebelumnya ia menyerahkan jabatan kapten pada Spock, ia juga perintahkan Kirk, Sulu dan awak lainnya untuk turun ke Planet Vulcan, untuk sabotase bor raksasa milik Nero yang sedang menggali ke dasar planet. Kirk dan Sulu berhasil memutus rantai bor raksasa, namun kehilangan seorang rekannya yang gagal mendarat dan terbakar habis. Sebelumnya, Kirk dan Sulu harus mengalahkan 2 anak buah Nero.

Star Trek

Kirk dan Sulu sudah berhasil di tarik ke dalam USS Enterprise, sementara Spock berada di landasan pemindah tubuh untuk pergi ke daratan Planet Vulcan untuk menyelamatkan dewan kota, termasuk kedua orang tuanya. Spock berhasil bertemu dan membujuk dewan kota untuk menyelamatkan diri bersamanya, namun sayang, malang menimpa ibu Spock, tanah tempatnya berdiri runtuh saat transporter bekerja. Spock berhasil membawa ayahnya, namun kehilangan ibunya. Planet Vulcan yang besar menghilang di hirup oleh lubang hitam. Narada menghilang dengan membawa Pike. Pike sedang di tawan dan di interogasi oleh Nero.

Di dalam USS Enterprise, Spock dan Kirk berbeda pendapat tentang arah berikutnya. Spock ingin pesawat di arahkan kembali ke pangkalan utama Federasi dan melaporkan penyerangan Nero. Sedangkan Kirk ingin langsung mengejar dan menyerang Nero. Karena Spock adalah kapten kapal, ia putuskan untuk  skors Kirk dengan cara mengirimnya ke Planet Delta Vega, dimana ada pangkalan Starfleet di sana.

Star Trek

Kirk terbangun dalam pesawat kecil, berada di gurun es. Tiba-tiba seekor monster berkaki 4 dengan cakar dan taring tajam memburunya. Kirk berlari menjauh. Saat hampir tertangkap, seekor monster yang jauh lebih besar menghalau monster sebelumnya dan memburu Kirk. Kirk masuk kedalam sebuah gua dan di selamatkan oleh seorang pria. Pria tersebut adalah Spock dari masa depan, Spock yang telah tua, yang dibuang oleh Nero untuk menyaksikan kehancuran Planet Vulcan dari kejauhan. Spock membantu Kirk menemukan markas Starfleet di sana. Mereka bertemu dengan Scotty McCoy, seorang ahli mesin. Spock dan McCoy menemukan cara untuk menggunakan Transporter pada obyek yang sedang bergerak. Dan mereka berhasil menyusup ke USS Enterprise.

Kirk berhasil memancing kemarahan Spock sesuai dengan arahan Spock tua sehingga Spock harus mengundurkan diri dari jabatan kapten kapal, sesuai dengan peraturan yang berlaku di Starfleet. Kirk memimpin USS Enterprise dan mengarahkannya ke Bumi. Chekov menemukan keberadaan Nero di dekat Planet Saturnus. Agar tidak terdeteksi oleh radar Narada, USS Enterprise bersembunyi di dekat Titan, salah satu bulan dari Planet Saturnus. Spock dam Kirk menggunakan Transporter untuk menyelinap ke dalam Narada. Spock mengambil kendali kapal akademis Vulcan yang berisi Zat Merah pembuat Lubang hitam. Sementara Kirk mencari dan menemukan Pike. Tidak mudah membawa Pike, Kirk harus bertarung melawan Nero dan anak buahnya.

Di tempat lain, menggunakan kapal akademis Vulcan, Spock berhasil memutus bor raksasa milik Nero yang berada di Bumi. Kemudian Spock mengarahkan pesawatnya kembali ke Narada. Nero sangat marah dan perintahkan untuk lepaskan semua bom ke arah Spock. Spock, Kirk dan Pike berhasil kembali ke USS Enterprise menggunakan transporter, sementara Narada meledak di tabrak oleh kapal akademis Vulcan. Kirk sempat menawarkan bantuan untuk menyelamatkan Nero, namun di tolak. Kirk perintahkan serang Narada sepenuhnya hingga hancur. Di layar kendali USS Enterprise tampak Narada yang sedang hancur terhisap ke dalam lubang hitam yang berasal dari Zat merah dari pesawat akademis vulcan. USS Enterprise terhisap juga ke dalam lubang hitam. Dengan usulan McCoy, melepas beberapa bagian sumber tenaga agar meledak dan menghasilkan daya dorongan, USS Enterprise berhasil menjauh dari lubang hitam.

Di Bumi, Kirk di angkat menjadi kapten kapal USS Enterprise menggantikan Pike.

Simak tips ngopi di rumah, tips ngopi di kafe, tips ngopi di pemancingan, persembahan khusus dari majalah kopi online.