THE HUNGER GAMES: MOCKINGJAY PART - 1, film fiksi yang menampilkan artis cantik Jennifer Lawrence sebagai tokoh utama pemberi semangat kelompok pemberontak dari distrik 13 melawan pemerintahan kejam di Capitol. Tidak banyak aksi tembak menembak yang menegangkan, hanya situasi panik dikemas dengan dentuman bom melanda bunker persembunyian distrik 13. Greget nya kurang. Film ini sudah tayang di bioskop-bioskop Jakarta dan sekitarnya pada 22 November 2014.

  • Produser : Jon Kilik, Nina Jacobson
  • Produksi : Entertainment One
  • Sutradara : Francis Lawrence
  • Jennifer Lawrence sebagai Katniss Everdeen, tokoh utama
  • Josh Hutcherson sebagai    Peeta Mellark, kekasih Katniss
  • Liam Hemsworth sebagai    Gale Hawthorne
  • Donald Sutherland sebagai Presiden Snow, Tokoh Jahat, Pemimpin Capitol
  • Julianne Moore sebagai    Presiden Alma Coin, Pemimpin Distrik 13
  • Willow Shields sebagai    Primrose Everdeen, adik dari Katniss
  • Sam Claflin sebagai    Finnick Odair, teman seperjuangan Katniss
  • Elizabeth Banks sebagai    Effie Trinket, kru propaganda distrik 13
  • Mahershala Ali sebagai    Boggs, pasukan elit, pengawal Katnis
  • Jena Malone sebagai    Johanna Mason, kru propaganda distrik 13
  • Jeffrey Wright sebagai    Beetee, hacker distrik 13
  • Paula Malcomson sebagai    ibu dari Katniss

Katnis, wanita muda yang pemberani, namun sering mengalami mimpi buruk karena kekasihnya ditawan di Capitol yang di pimpin oleh Presiden Snow. Katnis dipilih oleh pemimpin distrik 13, Presiden Coin untuk menjadi Mockingjay berikutnya. Katnis keluar dari bunker distrik 13 dan mengunjungi kota distrik 13 yang luluh lantah. Kota itu hanya tersisa puing-puing, bahkan disisi lainnya, dekat reruntuhan pengadilan kota, hanya ditemukan tumpukan tulang tengkorak. Dengan ditemani Gale, Katnis memasuki sisa-sisa rumahnya untuk mengambil obat-obatan milik ibunya di ruang makan, mengambil foto ayahnya dan mengambil kucing kesayangan adiknya.

Saat makan, berita Capitol menayangkan Peeta, kekasih Katnis yang ditawan di Capitol sedang di wawancara. Peeta menyarankan adanya perdamaian antara Distrik 13 dengan Capitol. Seluruh penduduk distrik 13 yang sedang makan memberikan cemooh dan makian pada Peeta. Mereka menganggap Peeta telah lupa dengan kekejaman pemerintahan presiden Snow yang telah menghancurkan seluruh kota dan seisi penduduknya. Peeta di anggap sebagai aib dan musuh bagi penduduk distrik 13.

Katnis menghadap presiden Coin dan bersedia menjadi Mockingjay berikutnya jika presiden Coin menyetujui syarat-syarat yang di ajukannya. Persyaratan yang diajukan adalah dikirimkan pasukan untuk membebaskan Peeta dan Annie, membersihkan Peeta dari semua tuduhan dan mengijinkan kucing kesayangan adiknya tinggal di bunker. Semula presiden Coin menolak semua syarat yang di ajukan Katnis, namun karena sikap keras Katnis dan rujukan asistennya, syarat-syarat Katnis diterima dan dikabarkan pada semua penduduk distrik 13.

Tugas pertama katnis adalah membuat siaran propaganda untuk mengobarkan semangat pembrontakan dan memberikan info bahwa komando utama pembrontak di bawah pimpinan presiden Coin masih ada. Video propaganda coba dibuat di dalam studio, namun dirasakan kurang pas. Akhirnya Katnis, Gale beberapa orang dipilih untuk membuat propaganda di luar bunker. Esok harinya, Katnis, Gale dan kru propaganda pergi ke reruntuhan kota dan mengunjungi sisa-sisa pembrontak di rumah sakit sementara tanpa kasur atau tempat tidur untuk para pasien, dengan fasilitas yang sangat kurang. Di depan rumah sakit hanya ada barisan mayat korban serangan tentara Capitol. Di ruang berikutnya Katnis menjumpai para pembrontak yang terluka. Katnis berbicara dengan para pembrontak dan berikan semangat kepada mereka. Tiba-tiba serangan udara datang. katnis dan Gale bergegas meninggalkan rumah sakit untuk mendapatkan posisi menembak. 2 pesawat pengebom berhasil manghancurkan rumah sakit hingga terbakar dan hancur tanpa sisa. 2 Pesawat pengebom itu berhasil di hancurkan dengan panah bom milik Katnis dan Gale. Kemarahan Katnis di dokumentasikan oleh tim propaganda dan berhasil menjadi pembangkit semangat para pembrontak.

Pasukan distrik 13 kemudian menghancurkan bendungan utama milik Capitol yang merupakan pembangkit listrik seluruh kota Capitol. Tim penyelamat yang merupakan pasukan sukarela dikirimkan ke Capitol untuk menyelamatkan Peeta. Tim penyelamat memanfaatkan matinya sumber listrik sehingga kota gelap gulita dan mudah untuk menyusup. Listrik di kota Capitol tiba-tiba pulih kembali, Televisi Capitol kembali menayangkan wawancara Peeta. Peeta menganggap tindakan pembrontak distrik 13 menghancurkan bendungan besar adalah tindakan keji. Diakhir wawancara Peeta membocorkan rencana Capitol yang marah dan menghancurkan seluruh persembunyian distrik 13. Siaran terputus, tak berapa lama radar di pusat kendali distrik 13 mendeteksi adanya serangan besar-besaran dari Capitol. Dentuman bom melanda lokasi bunker, seluruh penduduknya di evakuasi ke ruangan terdalam dari bunker hingga akhir serangan.

Akhirnya Peeta berhasil di selamatkan. Saat Katnis mendatangi ruang perawatan Peeta, Peeta tiba-tiba menyerang dan mencekik Katnis. Beruntung salah seorang penjaga berhasil memukul Peeta dan membawa Katnis ke ruang perawatan akibat serangan brutal Peeta.

Presiden Coin mengumumkan keberhasilan tim penyelamat pada penduduk distrik 13. Katnis terbangun dari pingsannya dan langsung meninggalkan ruang perawatan untuk melihat kondisi Peeta. Tampak Peeta tengah kesakitan, berteriak dan berontak di ruang perawatan dengan tangan terbelenggu. Selesai.