TRANSCENDENCE

TRANSCENDENCE, film fiksi ilmiah yang menampilkan Johnny Depp sebagai ilmuwan kepintaran buatan dengan tujuan mulia, menciptakan nano teknologi untuk kesehatan, pengobatan dan memperbaiki lingkungan hidup. Naksir berat dengan ruangan server milik Evelyn, sangat rapi, bersih, canggih dan ramah lingkungan. Impian dan usaha Will Caster menjadi sia-sia karena ada orang-orang yang takut dengan kemajuan teknologi. Takut karena tidak kenal, takut karena tidak mengerti, seharusnya berusaha mengerti dengan bertanya dan belajar, tapi salah tindakan, menolak kemajuan dan membunuh perintis teknologi baru.

  • Jenis Film : Action, Mystery, Sci-fi
  • Produser : Kate Cohen, Broderick Johnson, Andrew A. Kosove
  • Produksi : ALCON ENTERTAINMENT
  • Sutradara : Wally Pfister
  • Johnny Depp sebagai Will Caster, tokoh utama, ilmuwan, peneliti AI
  • Rebecca Hall sebagai Evelyn Caster, istri Will Caster
  • Paul Bettany sebagai Max Waters, sahabat Will, rekan kerja Evelyn
  • Cillian Murphy sebagai Agent Buchanan, Polisi. Peran yang sama di film In Time
  • Kate Mara sebagai Bree, kejam, pemimpin kelompok anti teknologi
  • Morgan Freeman sebagai Joseph Tagger, peneliti dari pemerintah

Diawali dengan kedatangan Max ke Chicago yang berantakan seperti hutan, tanpa listrik, tanpa sinyal ponsel. Max masuk ke salah satu rumah di kota tersebut yang ternyata adalah kediaman Will Caster dan istrinya. Max melamun kembali ke saat-saat pertemuan dengan Will Caster. Will memiliki seorang istri yang cantik, pintar dan setia, namanya Evelyn, seorang peneliti dan rekan kerja Max.

Will memiliki kesibukan melakukan penelitian kepintaran buatan di ruang kerjanya di rumah. Suatu hari Will di ajak istrinya pergi ke acara resmi para peneliti dan Will diundang bukan hanya sebagai peserta undangan, juga sebagai pembicara.

Di acara resmi yang diselenggarakan oleh kantor tempat Evelyn bekerja, para peneliti menyampaikan gagasannya tentang teknologi. Will diperkenalkan dengan super komputer PINN, server canggih dengan kemampuan mengenali suara, dibangun dengan bahasa pemrograman yang dibuat oleh Max. PINN terdiri dari banyak komputer yang tersusun rapi dalam ruangan tersendiri. Giliran Will Caster menyampaikan hasil penelitiannya pun tiba, Will menyampaikan penelitiannya tentang AI, teknologi kepintaran buatan.

Ditempat lain, terjadi teror dan pembunuhan terhadap para pakar teknologi diberbagai tempat secara bersamaan yang dilakukan oleh kelompok anti teknologi dibawah pimpinan Bree. Setelah Will selesai menyampaikan hasil penelitiannya, ia ditembak oleh seorang anggota kelompok anti teknologi yang kemudian bunuh diri dengan menembakkan dirinya sendiri.

Will tidak terbunuh, ia bisa segera keluar dari ruang perawatan beberapa hari kemudian, namun ia dinyatakan terluka parah oleh peluru yang terkontaminasi Polonium. Will tetap sibuk dengan penelitiannya walaupun sudah mengetahui penyakit yang dialaminya. Evelyn yang sangat sedih dan terpukul dengan musibah yang menimpa keluarganya, kembali lagi mendapatkan kabar buruk bahwa PINN akan segera di matikan. Evelyn melihat hasil penelitian suaminya secara seksama dan mengetahui bahwa penelitian suaminya telah berhasil memindai/memetakan otak hewan kedalam komputer. Evelyn mendatangi Max untuk menerapkan penelitian Will secara langsung pada diri Will. Akhirnya Max mengabulkan permohonan Evelyn. Mereka berdua mendatangi lokasi PINN dan mengambil beberapa bagian dari PINN tanpa sepengatuan siapapun. Evelyn dan Max segera melakukan proses pemindaian otak Will dengan menggunakan modul PINN. Will terlihat semakin parah, dan akhirnya ia meninggal.

Evelyn dan Max merasa gagal dengan usaha mereka dan berniat mematikan super komputer yang tengah mereka kembangkan. Mereka tidak jadi mematikan super komputer tersebut karena melihat ada respon. Evelyn melakukan chat dengan super komputer tersebut dan ternyata proses pemindaian dan transfer kepintaran Will Caster kedalam komputer telah berhasil.

Super komputer Will meminta tambahan prosesor, tambahan tenaga listrik dan dihubungkan dengan internet pada Evelyn. Evelyn menyampaikan permintaan tersebut pada Max. Max tidak setuju dengan permintaan Evelyn untuk melakukan upgrade, dan memiliki prasangka buruk. Evelyn mengusir Max.

Evelyn mendapatkan ancaman dari kelompok anti teknologi. Evelyn segera menyambungkan super komputer dengan internet, dan segera meninggalkan rumahnya untuk mencari lokasi lain yang lebih aman dan lebih besar. Super komputer terhubung dengan banyak komputer lainnya milik lembaga keuangan seperti bank dan perusahaan saham, perusahaan komunikasi dan lembaga pendidikan. Rekening perusahaan milik Evelyn mendapatkan tambahan banyak uang. Evelyn menggunakannya untuk membeli banyak property di sebuah kota kecil dan terpencil. Evelyng menggunakan jasa developer property lokal untuk membangun sebuah data center yang sangat besar dan sangat canggih. Data center yang dibangun juga ramah lingkungan, mendapatkan sumber energi dengan menempatkan banyak panel pembangkit tenaga surya da tenaga angin. Super komputer Will berhasil mengembangkan teknologi nano yang dapat mempercepat pemulihan kesehatan pada manusia.

Seorang pria yang memimpin perusahaan property untuk membangun data center di rampok saat merawat panel pembangkit listrik dan terluka parah. Pihak keamanan setempat membawanya ke data center, dan berhasil disembuhkan dengan cepat, bahkan memiliki tenaga lebih dari orang biasa.

Max yang telah diusir oleh Evelyn sekarang memiliki ambisi untuk menghentikan super komputer Will. Max mencari bantuan dari pemerintah dan berhasil mendapat dukungan dari Joseph, ilmuwan tua dari pemerintah dan pihak kepolisian. Mereka mendatangi kota tempat super komputer Will berada dan melihat kemajuan yang terjadi, bahkan melihat kota yang dahulu ditinggalkan penduduknya telah menjadi kota yang canggih. Bahkan mereka melihat orang-orang sakit berdatangan mengunjungi lokasi data center untuk berobat. Banyak orang sakit parah atau cacat menjadi sehat kembali dengan teknologi nano yang dikembangkan oleh super komputer Will. Joseph dan agen Buchanan bertemu dengan Evelyn. Mereka mendapatkan kesempatan melihat data center dan berinteraksi langsung dengan super komputer Will. Saat pamitan, Joseph memberikan secarik kertas secara tersembunyi pada Evelyn. Didalam secarik tertas itu tertulis agar Evelyn meninggalkan lokasi tersebut.

Keesokan harinya, rombongan tentara pemerintah datang dengan artileri berat. Bom di pasang di bawah tanah di sekitar instalasi pembangkit listrik. Bom diledakkan, tentara menangkap salah seorang anak buah Evelyn untuk mengambil sampel darah dan sampel teknologi nano. Max yang membuat bahasa pemrograman yang dipakai oleh super komputer PINN dan super komputer Will membuat virus komputer untuk mengacaukan dan mematikan super komputer Will.

Di hari berikutnya, rombongan tentara melakukan penyerangan dengan bom, walaupun telah dihalangi oleh penduduk setempat. Bom melukai banyak karyawan, bahkan Evelyn terluka parah. Teknologi nano yang dikembangkan oleh super komputer Will berkembang sangat pesat dan mampu membuat organ sintetik. Will hidup kembali secara fisik, dapat berbicara dan berjalan dengan Evelyn. Bahkan super komputer Will dapat mengendalikan pikiran dan tindakan orang lain. Evelyn yang terluka parah dibaringkan, Will sintetik datang berbicara dengan Evelyn.

Akhirnya pusat energi data center berhasil di hancurkan oleh tentara pemerintah, data center tempat super komputer berhasil di susupi, virus komputer berhasil mencemari super komputer Will melalui darah Evelyn. Will sintetik mati, Evelyn juga meninggal. Seluruh listrik di kota-kota besar padam, gelap gulita, bahkan lampu pengatur lalu lintas turut padam, tidak ada sinyal ponsel. Kota-kota besar seperti kota mati, terbengkalai tanpa teknologi dan tanpa listrik.