Ip Man 2: Legend of The Grandmaster

1001 Film di 1001Berita.com. Diawali dengan sekilas peristiwa penyelamatan master IP Man di film pendahulunya, kemudian dilanjutkan dengan keadaan IP Man di hongkong di atap gedung yang merupakan sanggar ilmu beladiri Wing Chung. Atap gedung adalah milik pengusaha koran lokal, yang adalah sahabat IP Man. IP man duduk sendiri belum ada murid yang berguru padanya, kala itu istrinya sedang mengandung anak ke 2. Suatu hari datanglah seorang anak muda ke sanggar beladiri Wing Chung untuk mencoba kemampuan master IP. Keluaran 2010.

Tidak butuh waktu lama bagi master IP untuk mengalahkan pemuda tersebut, tapi pemuda itu tdak terima dan kembali datang dengan membawa 3 orang rekannya. Terjadilah pertarungan 1 lawan 3, dan master IP tetap dengan mudah mengalahkan ketiganya. Pemuda itu perkenanalkan namanya sebagai Wong Leung dan menjadi murid pertamanya, diikuti oleh ke 3 temannya. Tak berapa lama jumlah murid IP Man bertambah banyak karena ke 4 muridnya ikut promosikan kepada orang banyak dengan cara menempelkan selembaran kertas di tembok-tembok. Suatu ketika saat Wong sedang menempelkan selembaran kertas promosi Wing Chung di tembok, ia bertemu dengan seorang murid master Hung dan ditantang bertarung. WOng murid yang pintar dan berhasil mengalahkan murid master Hung dengan pertarungan bebas di jalanan 1 lawan 1, tapi kemudian datang beberapa murid master Hung melakukan pengeroyokan dan menangkap Wong untuk meminta tebusan dari perguruan Wing Chung.

Master IP datang seorang diri ke lokasi perguruan master Hung, dengan wajah tenang dan penuh percaya diri, master IP menanyakan keberadaan muridnya dan meminta kebebasannya. Disinilah terjadinya perkelahian antara master IP seorang diri melawan 10 orang lebih sekaligus. Master IP tidak terdesak dan berhasil menundukkan pengeroyoknya. Bertambah lagi jumlah pengeroyok master IP, hingga datang Jin, seorang bekas musuh master IP yang telah menjadi sahabatnya dan meleraikan perkelahian yang tidak seimbang tersebut. Tapi tidak sampai disitu, datanglah master Hung dengan polisi Fatso dan menangkap master IP dengan alasan membuat kerusuhan dan membuat sanggar beladiri tanpa seijinnya. Master hung juga meminta kehadiran master IP untuk bertemu dengan semua guru beladiri di hongkong dan menunjukkan kemampuannya disana. Akhirnya WOng Leung, master IP dan Jin ditangkap untuk di bawa ke kantor polisi dan dipenjarakan. Seorang murid IP man datang memberitahukan pada istri master IP bahwa master IP man sedang di penjara, namun istri master IP sedang kesulitan keuangan. Istri master IP datang kepada pemilik atap sanggar beladiri Wing Chung dan meminta bantuan untuk menebus kebebasan master IP. Akhirnya master IP berhasil dibebaskan, begitu juga Jin ditebus oleh istrinya sendiri disaat yang bersamaan. Master IP meminta bantuan pada pemilik atap sanggarnya untuk membebaskan Wong Leung, tapi tidak ada dana, akhirnya Jin menawarkan pertolongan untuk pembebasan WOng. Di tempat yang sama, di kantor polisi ditampilkan master Hung dan Fatso terlihat sedang menyetorkan uang keamanan hasil pembayaran para pemilik sanggar beladiri hongkong kepada Wallace, polisi dari koruptor. Saat itu hongkong sedang dalam jajahan Inggris.

Untuk memenuhi janjinya dan memperkenalkan sanggar beladirinya kepada guru-guru sanggar beladiri lainnya di hongkong, IP Man datang seorang diri mengenakan baju putih dan penuh percaya diri. Penantang pertama yang juga adalah salah seorang guru beladiri di hongkong berhasil dikalahkan dan terlempar dari meja tanding 1 lawan 1. Penantang kedua tampil, dan master IP kembali bisa mengalahkannya. Tanpa disadari oleh IP man dan para guru beladiri lainnya, di jendela, seorang wartawan lokal ikut menonton pertandingan tersebut. Penantang terakhir adalah master Hung, pertarungan tampak seru dan berimbang, dan akhirnya pertarungan terhenti saat meja tanding terpecah menjadi 2 bagian dan terpisah jauh. Master Hung tampak kelelahan dan kembali ke tempat duduknya. Akhirnya semua guru beladiri yang hadir mengucapkan selamat bergabung pada master IP, namun master Hung tetap meminta uang setoran untuk keamanan sanggar beladiri master IP, dan master IP kembali menolak untuk memberikan uang setoran. Wartawan yang ikut menonton secara sembunyi-sembunyi membuat berita di harian lokal dengan berita utama pertandingan master IP dan master Hung yang berakhir seimbang. Master Hung yang membaca berita tersebut merasa tidak senang. Beberapa hari kemudian, datanglah murud-murid master Hung mengejek perguruan Wing Chung, dan terjadilah tawuran antara murid-murid master Ip dan master Hung di jalanan yang membuat lokasi tawuran menjadi sangat berantakan. Masyarakat sekitar perguruan Wing Chung mengeluhkan keberadaan perguruan Wing Chung, dan akhirnya pemilik atap yang menjadi sanggar Wing Chung meminta master IP untuk meninggalkan atap dan mencari tempat lainnya. Wong Leung dan kawan-kawannya bersedih dan menjelaskan penyebab tawuran tersebut. Master IP marah dan kesal pada master Hung yang tidak bisa mengendalikan murid-muridnya. Master IP mendatangi rumah master Hung dan menyatakan kekesalannya dan menanyakan kekacauan tersebut apakah karena ia tidak bersedia memberikan uang setoran keamanan kepada master Hung. Master tidak terima atas tuduhan tersebut dan menantang master IP untuk menyelesaikan pertarungan mereka yang dinilai orang banyak seimbang. terjadilah pertarungan sengit diantara mereka, tiba-tiba keluar anak perempuan mastr Hung yang hampir terkena tendangan master Hung, beruntung master IP berhasil menyelamatkannya, dan terhentilah pertarungan tersebut. Master Hung menghormati master IP sejak kejadian tersebut. Di kemudian hari, master Hung memberikan undangan pertarungan tinju secara gratis pada master IP yang sedang melatih murid-muridnya di jalanan.

Simak tips ngopi di bioskop

Master IP dan banyak guru beladiri lainnya datang menghadiri pertandingan tinju yang juga menampilkan kemampuan dan ragam beladiri Cina. Ditengah acara, tampil petinju dari Inggris, Taylor Milos yang bergelar "The Twister" bertindak brutal, berkata-kata sombong dan rasis, menantang hadirin untuk bertanding dengannya, Milos meremehkan seni beladiri Cina. Seketika itu juga banyak penonton yang naik ke ring tinju ingin bertarung dengan Taylor Milos. Terjadi kekacauan di atas ring tinju. Kekacauan berhasil diatasi dengan keputusan diadakannya pertandingan 1 lawan 1 antara master Hung melawan Milos. Terjadilah pertarungan antara beladiri Cina melawan tinju gaya barat, dan akhirnya master Hung kalah dan meninggal diatas ring tinju dengan diiringi kesedihan dan kemarahan penonton. Berita kematian master Hung menyebar dengan cepat ke seluruh hongkong, dan memaksa Wallace untuk melakukan konfrensi pers. Wallace mengatakan bahwa kematian master Hung adalah kecelakaan karena beberapa pukulan yang dilakukan oleh Milos yang terlalu kuat baginya. Saat itu juga Milos menantang siapapun untuk bertarung dengannya, untuk memperbaiki reputasinya dan membuktikan bahwa tinju gaya barat lebih kuat. Master IP Man datang dan menerima tantangan Milos. Istri IP man sedang hamil tua dan akan segera melahirkan, untuk keamanan dan mempersiapkan pertandingan dengan baik, IP man menitipkan istrinya kepada bibinya.

Tibalah hari yang ditunggu banyak orang di hongkong, berita pertandingan didengarkan melalui radio di ikuti dari berbagai tempat di hongkong. Pukulan master IP sangat cepat, serangan balik juga sangat efektif melukai Milos. Milos terjatuh dan terluka akibat tendangan master IP. Tapi sayang, di pertandingan ronde kedua, saat bel tanda berbunyi, Milos memukul master IP hingga terjatuh dan terluka. Di awal ronde berikutnya peraturan dirubah, tidak boleh menggunakan tendangan. Di ronde itu master IP terjatuh dengan lama, dan dia teringat kata-kata master Hung, dia mendengar teriakan semangat dari penonton terutama murid-muridnya. Ditempat lain, di waktu yang sama, istri dari master IP man melahirkan bayi laki-laki. Master IP terbangun dan kembali memberikan perlawanan terbaiknya dan berhasil mengalahkan Milos dan memberikan banyak pukulan ke wajah Milos, seperti yang Milos lakukan terhadap master Hung. Di akhir pertandingan, master IP memberikan pesan agar setiap orang tidak merasa lebih besar dan lebih penting dari orang lain, setiap orang hendaknya saling menghormat dan menghargai orang lain. Banyak penonton yang berdiri dan memberikan hormat atas perkataan master IP. Segera master IP pulang ke rumahnya dan bertemu keluarganya, dan memberikan nama kepada bayi laki-lakinya, IP Ching.