RIO 2

1001 Film di 1001Berita.com. Film animasi produksi terbaru dari 20th Century Fox, cocok untuk semua usia, terutama anak-anak. Film garapan sutradara Carlos Saldanha dengan durasi sekitar 100 menit, cukup menghibur dengan alur cerita yang mudah di mengerti, kaya dengan warna saat menampilkan banyak tokoh burung dan pemandangan alam di sekitar amazon. Film ini cukup menghibur dengan memperdengarkan suara-suara indah nyanyian penghuni hutan amazon. Ada teladan yang dibagikan dalam film ini yaitu pentingnya melindungi hutan alami dari penebangan pohon ilegal. Ada nilai lebih tentang kekeluargaan yang dibagikan yaitu kebersamaan dalam menghadapi dan menjalani masalah, saat tokoh burung biru Blu, Jewel dan ketiga anggota keluarga memutuskan untuk meninggalkan Rio menuju Amazon. Persahabatan dan kerjasama tim juga dibagikan dalam film Rio 2 ini.

Berawal dengan suasana pesta di jalanan kota Rio di tengah malam, sekelompok kecil burung juga ikut serta menikmati meriahnya pesta tersebut. Tampak Blu dan Jewel, pasangan burung biru berdansa dalam pesta tersebut. Malam berlalu dilanjutkan dengan suasana keluarga kecil burung biru Blu. Tampak Blu sedang bermain dan memasak telur dalam sebuah rumah. Di tempat lain, ditengah hutan Amazon, pasangan ilmuwan dan pecinta burung, Tulio dan Linda terlibat dalam petualangan seru sesaat setelah melepaskan seekor burung kecil ke alam bebas. Tulio dan Linda terbawa ke tengah hutan lebat karena terbawa arus sungai dan dihempas air terjun yang menghancurkan perahu kecilnya. Ditengah hutan mereka menemukan kejutan adanya burung biru yang semula dikira telah hampir punah. Kabar baik tersebut ditampilkan dalam sebuah berita di televisi lokal, dan keluarga kecil Blu menyaksikannya. Jewel, pasangan dari Blu bertekad untuk meninggalkan Rio dan pergi ke tengah hutan Amazon untuk membantu Tulio dan juga bertemu dengan kawanan burung biru lainnya. Jewel mengajak Blu dan ke 3 burung kecil lainnya untuk segera bersiap-siap bertualang menuju hutan amazon. Blu membawa serta tas pinggang yang berisi pisau lipat dan GPS. Secara mengejutkan, para sahabat Blu, ikut serta mendampingi keluarga Blu menuju hutan Amazon. Di tempat lain, seorang bos pemilik usaha penebangan hutan ilegal turut menyaksikan wawancara Tulio dan Linda, dan memutuskan untuk menggagalkan usaha Tulio, karena takut usahanya diketahui banyak orang dan ditutup.


Perjalanan menuju hutan Amazon dimulai. Tanpa disengaja keberadaan mereka diketaui oleh musuh lama Blu yaitu Nigel si burung kakatua. Nigel melihat Blu dan keluarganya melintasi pasar. Nigel membuat kekacauan untuk melepaskan dirinya dari kurungan pemiliknya yang menjadikan dia sebagai peramal nasib bagi pengunjung pasar. Nigel membawa serta Gabi si katak kecil hijau yang menyangka dirinya beracun, dan seekor trenggiling bernama Charlie sebagai tunggangannya. Nigel sudah tidak bisa terbang karena kecelakaan di film Rio sebelumnya.

Singkat cerita, Blu dan rombongannya sudah tiba ditengah hutan amazon dan bertemu dengan kawanan burung biru lainnya. Ternyata ketua dari kawanan burung biru tersebut adalah ayah dari Jewel yang sudah terpisah sejak lama, Eduardo. Rombongan keluarga Blu sambut meriah kawanan burung biru di tengah hutan dengan nyanyian. Jewel bertemu dengan teman masa kecilnya, Roberto, yang pandai bernyanyi. Blu dan keluarga tinggal dalam sebuah pohon besar yang adalah kediaman Roberto.

Keesokan harinya, Blu dilatih oleh Eduardo untuk menjadi burung biru liar yang mengenal hutan, melindungi dirinya sendiri, melindungi hutan dan memanfaatkan hutan. Dalam pelatihan tersebut, Blu tidak memenuhi keinginan dan target dari Eduardo. Pada malam harinya, Blu terpikir untuk memberikan kejutan romantis pada Jewel, yaitu memberikan buah makanan kesukaannya. Segera Blu terbang mencari buah tersebut di hutan yang belum banyak di kenalnya, hingga tiba di sebuah pohon rindang yang dipenuhi oleh buah tersebut. Tanpa pikir panjang, Blu berusaha memetiknya. Di ranting lain, kawanan burung merah memperhatikan kehadiran Blu. Ternyata pohon rindang dan lebat itu adalah kawasan kekuasaan burung merah. Blu ditantang oleh ketua kawanan burung merah dalam sebuah pertarungan di lubang besar ditengah hutan. Jika kalah, seluruh kawasan burung biru akan menjadi milik kawanan burung merah. Di sisi lain hutan amazon, Tulio dan Linda juga sedang mendapat masalah besar. Mereka tertangkap gerombolan penebang pohon dan diikat di salah satu pohon besar.

Blu menceritakan masalahnya pada Jewel dan Eduardo. Eduardo meminta Roberto untuk mempersiapkan tim untuk memenuhi tantangan kawanan burung merah. Tibalah hari besar pertandingan bola antara kawanan burung merah dan burung biru di lobang besar di tengah hutan yang sangat indah. Setiap sisi lobang besar dipenuhi oleh para penonton yang bersorak ramai. Eduardo menjadi pelatih tim burung biru, Roberto menjadi ketua tim burung biru, sedangkan Blu hanya menjadi pemain cadangan. Pertandingan berlangsung sengit. Saat tim biru terdesak karena beberapa pemain yang kelelahan dan cedera, blu diturunkan menjadi pemain. Namun bukannya membantu, Blu menjadi sumber bencana bagi timnya sendiri karena mencetak gol ke gawangnya sendiri. Seluruh penonton mencemooh Blu dan meninggalkan arena dengan kecewa, hingga tinggal Blu seorang diri.

Dalam sedih Blu berpikir untuk kembali ke Rio, namun ditegur oleh Jewel yang memintanya untuk tidak egois memikirkan kesukaannya sendiri saja, tapi berpikir untuk keluarganya yang menyukai tinggal di alam bebas. Akhirnya Blu memutuskan untuk mengembalikan tas pinggang dan peralatannya. Menggunakan GPS, blu berhasil menemukan kemah Tulio dan Linda, namun kemah tersebut berantakan. Blu lanjut mencari Tulio. Tak berapa lama Blu berhasil menemukan dan membebaskan Tulio dan Linda yang sedang terikat di sebuah pohon besar. Roberto menemukan Blu dan merasa bahwa Blu adalah penghianat, karena berteman dengan manusia yang dikenal sebagai mahluk jahat. Blu berusaha menjelaskan pada Roberto tentang Tulio dan Linda. Tiba-tiba pohon di dekat mereka tumbang, menyusul pohon-pohon besar di dekat mereka tumbang secara berurutan, ternyata rombongan penebang pohon ilegal telah tiba dekat dengan mereka. Blu meminta Roberto untuk menyampaikan pesan pada kawanan burung biru untuk bersiap-siap berlindung terhadap ancaman yang datang.

Eduardo memiliki pendapat untuk membawa seluruh kawanan burung biru untuk pindah mencari lokasi tinggal lain yang lebih aman, tapi Blu berpendapat lain. Blu ingin mempertahankan lokasi hutan dan melawan para penebang hutan. Pendapat Blu akhirnya didukung oleh seluruh kawanan burung biru dan penghuni hutan lainnya. Ditempat lain, di lokasi penebangan hutang, Tulio dan Linda sedang terdesak oleh para penebang liar yang menggunakan traktor dan perlengkapan berat lainnya. Tak berapa lama, seluruh kawanan burung biru sudah hadir dan memberikan perlawanan pada para penebang liar. Kawanan burung merah ikut membantu menyerang para penebang liar. Para pekerja penebang hutan lari menyelamatkan diri. Akhirnya bos pemilik usaha penebang liar di makan ular penghuni hutan amazon, kemenangan di pihak kawanan burung biru, burung merah dan penghuni hutan lainnya.

Follow me: @Penuai