1001 film di 1001Berita.com. Benedict Cumberbatch tampil sebagai anggota terbaru The Avengers, dengan keahlian sihirnya turut menjaga perdamaian di Bumi. Tayang sejak akhir Oktober 2016 untuk penonton usia 17 tahun ke atas.

Di akhir film ditampilkan sekilas percakapan antara Dr Strange dan Thor mengenai pencarian Odin. Banyak efek visual yang sangat bagus, gedung-gedung tinggi besar tampil meliuk-liuk seperti dibuat tanpa beton.

  • Produser : Kevin Feige
  • Sutradara : Scott Derrickson
  • Penulis : Jon Spaihts, Scott Derrickson, C. Robert Cargill
  • Produksi : Walt Disney Pictures
  • Benedict Cumberbatch sebagai Dr. Stephen Strange
  • Tilda Swinton sebagai The Ancient One, guru Dr Strange
  • Mads Mikkelsen sebagai Kaecilius, tokoh Jahat
  • Rachel McAdams sebagai Christine Palmer, kekasih Dr Strange
  • Chiwetel Ejiofor sebagai Mordo, teman Dr Strange
  • Benedict Wong sebagai Wong, teman Dr Strange

Perpustakaan yang berisi buku-buku sihir di susupi oleh Kaecilius dan para pengikutnya. Mereka mencuri selembar kertas dari salah satu buku sihir di sana. Mereka memenggal kepala penjaga perpustakaan yang mengetahui keberadaan mereka. Saat mereka hendak kabur, The Ancient One datang dan berusaha menangkap mereka, namun mereka berhasil meloloskan diri.

Di lain tempat, Dr. Stephen Strange, sedang sibuk menangani pasien yang terluka parah di rumah sakit, tempatnya bekerja bersama dengan Dr Palmer, kekasihnya. Selain pintar dan ahli bedah, Dr. Strange adalah seorang yang humoris.

Suatu malam, saat turun hujan, Dr. Strange mengemudikan mobil sport mewah dengan kecepatan tinggi sambil berkomunikasi menggunakan ponsel. Malang menimpa Dr. Strange, mobil yang dikemudikannya tergelincir  hingga rusak parah bahkan sekujur tubuhnya penuh luka.

Dr. Strange terbangun dari pingsannya dan dirinya tengah berada di rumah sakit. Terbaring tak berdaya dengan kedua tangannya tergantung. Dilihatnya di jari-jari tangannya ada banyak bekas jahitan. Dr. Strange meminta bantuan pada rekan-rekan kerjanya untuk melakukan operasi pemulihan lanjutan agar dirinya segera kembali sehat seperti semula. Setelah berbagai usaha pengobatan dan terapi dilakukan hingga uangnya menyusut habis, jari jemarinya tetap tidak kunjung pulih. Ia depresi dan bertengkar dengan kekasihnya, Dr. Palmer.

Ia menemui seorang terapis dan menanyakan tentang keberadaan pasien yang telah pulih setelah mengalami kecelakaan hingga tidak mungkin untuk sembuh kembali. Jonathan Pangborn, nama pasien tersebut. Jonathan tengah bermain bola basket bersama dengan teman-temannya saat didatangi oleh Dr. Strange.  Jonathan berikan info lokasi pengobatan dirinya di Kamar Taj.

Dr. Strange pergi ke Kathmandu, Nepal, mencari dan menanyakan letak Kamar Taj. Lagi-lagi ia mengalami naas, ia di hadang perampok yang mengincar jam tangan mewahnya. Beruntung saat ia terluka tak mampu bertahan, datang seseorang yang menolongnya, mengalahkan dan mengusir para perampok. Mordo, nama penolongnya, membawanya ke Kamar Taj, bertemu dan berkenalan dengan The Ancient One.

Dr. Strange di usir keluar dari Kamar Taj karena keangkuhannya. Dr. Strange menyadari kesalahannya dan menyadari bahwa hanya di Kamar Taj dirinya bisa pulih kembali. Ia tetap menunggu di depan pintu Kamar Taj hingga akhirnya hati The Ancient One terketuk dan ia di ijinkan masuk kembali ke Kamar Taj.

Dr. Strange mengikuti arahan langsung dari The Ancient One dan guru-guru lainnya dengan tekun. Ia seorang yang cepat belajar dan mengerti banyak buku di perpustakaan. Hingga akhirnya ia menemukan cara memutar waktu, membalikkan keadaan seperti semua, dan membaca halaman buku yang hilang di curi oleh  Kaecilius. Belum selesai ia meninggalkan ruang perpustakaan, The Ancient One, Mordo dan  Wong menemuinya.

Kuil yang di jaga oleh The Ancient One dan murid-muridnya ada di 3 lokasi. Salah satu kuilnya di serang oleh Kaecilius dan para pengikutnya. Dr. Strange dan Mordo berusaha untuk menahan serangan Kaecilius namun mereka kalah kuat dan terdesak. Dr. Strange menemukan senjata sekaligus sahabatnya, sebuah jubah merah yang sakti yang semula hanya pajangan di kuil, kini melekat erat di dirinya. Ia berhasil menangkap  Kaecilius berkat bantuan jubah merah tersebut, namun ia terkena lemparan senjata Kaecilius. Ia terluka di dadanya oleh serangan Kaecilius. Ia pergi ke rumah sakit tempatnya dahulu pernah bekerja, ia menemui Dr. Palmer dan meminta bantuan pengobatan darinya. Saat operasi berlangsung, anak buah Kaecilius datang menyerang dan terjadilah pertempuran tidak kasat mata. Akhirnya Dr. Strange berhasil mengalahkan penyerangnya. Ia minta maaf pada Dr Palmer karena dahulu pernah berlaku kasar padanya. Ia pamitan untuk pergi ke Kamar Taj.

Belum lama Dr. Strange  tiba di Kuil Kamar Taj, mereka kembali di serang oleh Kaecilius dan para pengikutnya. Dalam serangan tersebut The Ancient One kalah dan terjatuh hingga terluka parah.  Dr. Strange membawa The Ancient One yang tidak sadarkan diri ke rumah sakit, kembali bertemu dengan Dr Palmer. Setelah operasi berlangsung, The Ancient One tidak tertolong. Sekarang tinggal Dr. Strange dan Mordo yang menjaga Kamar Taj. Mereka mendengar bahwa kuil di hong kong di serang oleh Kaecilius. Mereka segera pergi ke kuil di hong kong untuk menolong Wong dan menyelamatkan kota.

Wong dan para penjaga kuil lainnya tak berdaya menahan serangan Kaecilius dan para pengikutnya. Kerusakan besar juga terjadi di sekitar kuil yang berada di tengah kota di keramaian penduduk. Dr. Strange bertarung dengan Kaecilius dan menemukan peluang untuk mengusir mereka. Ia terbang menemui pemimpin kekuatan jahat yang tepat berada di langit kota. Ia berhasil melakukan negosiasi sekaligus pertarungan dahsyat.  Pemimpin kekuatan jahat bersedia meninggalkan Bumi sekaligus membawa serta para pengikutnya yaitu Kaecilius dan murid-muridnya. Kota menjadi aman dan pulih lagi bahkan Wong kembali segar seperti sebelumnya karena Dr. Strange menggunakan mantera Eye of Agamoto.

Dr. Strange kini menjadi pengganti The Ancient One. Mordo meninggalkan Dr. Strange dan Wong karena merasa tidak sepaham lagi.

Info Pokemon Go: