The Commuter

The Commuter, film terbaru Liam Neeson di Januari 2018, menampilkan pertarungan sengit di dalam kereta untuk menjadi suami yang baik bagi istrinya, untuk menjadi ayah yang baik bagi anaknya, untuk menjadi penjaga keadilan bagi orang yang tertindas. Sangat di rekomendasikan untuk di tonton.

  • Produser : Michael Dreyer, Andrew Rona, Alex Heineman
  • Sutradara : Jaume Collet-serra
  • Penulis : Philip De Blasi, Byron Willinger
  • Produksi : Lionsgate
  • Liam Neeson sebagai Michael, tokoh utama
  • Vera Farmiga sebagai Joanna, wanita misterius di dalam kereta

The Commuter

1001 film terbaru dan film terbaik sepanjang masa ada di 1001Berita.com, bukan di tempat lain.

Michael, seorang pria berusia 60 tahun, memiliki rumah di pinggir kota, memiliki seorang istri cantik yang bekerja sebagai sales property, memiliki seorang anak yang baru lulus SMA. Sudah 10 tahun ia bekerja sebagai sales asuransi di tengah kota, berangkat dan pulang menggunakan kereta setiap hari. Sebelumnya ia bekerja sebagai polisi selama 7 tahun.  

The Commuter

Anaknya baru saja lulus SMA dan membutuhkan banyak biaya untuk masuk perguruan tinggi swasta di kotanya. Seperti biasa, Michael menjalani rutinitas harian, berangkat ke kantor di antar istrinya menggunakan mobil hingga stasiun kereta, berdesak-desakkan di stasiun, di pintu kereta dan di dalam kereta. Hingga suatu siang, ia di panggil menghadap pimpinan perusahaan dan ia di berhentikan. Dalam keadaan kusut ia pergi ke bar dan minum bir. Ia bertemu dengan Alex, sahabat sekaligus mantan rekan kerjanya di kepolisian setempat. Belum sempat berbicara panjang lebar, istrinya menelpon bicarakan kebutuhan keuangan untuk anak mereka. Michael belum mampu ceritakan pemutusan hubungan kerja yang di alaminya pada istrinya. Alex sarankan untuk ceritakan pada istrinya. Kemudian mereka berpisah.

Michael naik ke dalam kereta, ia punya banyak kenalan, sesama pengguna kereta. Ia kehilangan ponsel kecilnya saat menuju pintu kereta. Ia terus berjalan mencari gerbong yang agak kosong, mencari tempat duduk yang tersedia. baru saja ia hendak membaca buku novel, seorang penumpang wanita cantik mengajaknya ngobrol. Joanna, namanya. Seolah sudah mengetahui kesusahan yang di alami oleh Michael, ia berikan pekerjaan ringan dengan hadiah besar, uang 100.000 USD, yaitu menemukan 1 penumpang asing yang tidak seharusnya berada di dalam kereta. Joanna pergi meninggalkan kereta setelah berikan lokasi uang muka pekerjaannya sebesar 25.000 USD di toilet kereta.

Uang berhasil di ambil dari toilet kereta. Saat kereta berhenti di salah satu stasiun, saat ia hendak turun, seorang remaja menegurnya, menawarkan bantuan untuk selesaikan tugasnya, namun ia menolaknya dengan alasan hendak pulang. Remaja tersebut melapor pada Joanna menggunakan telpon. Michael mendekati seorang kenalannya, seorang pria yang sudah lanjut usia, yang sedang membaca koran. Ia menuliskan pesan di lembaran olahraga untuk menghubungi polisi tentang ancaman di kereta. Pria tua tersebut turun. Michael mengawasinya dari dalam kereta, di lihatnya langsung, pria tua tersebut di dorong oleh pengguna jalan saat hendak menyebrang, di tabrak mobil dan tewas. Ia pinjam ponsel temaannya yang lain, ia hubungi Alex untuk minta bantuan, untuk menjaga istri dan anaknya.

Michael terpaksa menuruti permainan Joanna karena istri dan anaknya berada dalam kendali Joanna. Ia harus meletakkan butiran gps sebesar kelereng  ke dalam tas orang asing yang baru pertama kali menggunakan kereta menuju perhentian terakhir. Ia hanya diberikan sebuah nama sebagai petunjuk yaitu: Pryne.

Kesalahan pertama, seorang pria asing membawa tas hitam. Michael dan pria tersebut sempat berkelahi. Michael kalah dan pria asing tersebut meninggalkannya. Michael sempat meletakkan butir gps ke dalam tas pria tersebut. Tak lama kemudian terdengar dering ponsel berbunyi. Asal suara dari balik lantai gerbong kereta. Kunci penutup lantai di buka, tampak pria asing tersebut telah tewas. Ponsel diangkat terdengar suara Joanna bahwa pria tersebut adalah korban kesalahan Michael. Pria tersebut adalah Dylan, anggota FBI, dilihat dari lencana di kantongnya.

Michael sabotase kereta dengan cara matikan AC kereta, hanya 1 gerbong yang berfungsi, dan semua penumpang pindah ke gerbong tersebut.

Kereta semakin sunyi, tinggal 2 stasiun perhentian lagi. Hanya tinggal 6 orang asing, 1 kenalan dan 2 pegawai kereta. Michael terus coba temukan orang asing yang bernama Pryne. Ia ikut main kartu remi dengan seorang teman dan penumpang asing dengan taruhan 100 USD. Setelah bermain kartu dan semakin akrab, diketahui bahwa penumpang asing di sebelahnya adalah pengguna reguler dari kartu kereta yang di pegangnya, berkurang 1 penumpang asing.  Michael  ceritakan sekaligus tawarkan masalahnya pada penumpang lainnya. Seorang penumpang berkulit hitam membawa tas besar meninggalkan mereka dengan tergesa-gesa ke gerbong lain.

Michael mengejar pria tersebut. Namanya Oliver.  Tas dibuka, isinya gitar. Mereka berkelahi dengan sengit. Michael terdesak dan hampir terlontar keluar dari jendela menghantam kereta lain yang berlawanan arah. Ternyata Oliver adalah orang kiriman Joanna. Dengan sisa tenaganya ia menarik Oliver hingga terlontar keluar. Michael mengambil pistol milik Oliver yang terlontar.

Masinis kereta melihat Michael membawa pistol, ia telpon polisi untuk bahaya penyanderaan. Michael jelaskan pada masinis kereta bahwa mereka semua dalam bahaya. Michael meminta bantuan pada masinis kereta, Sam, untuk hentikan kereta. Tuas rem darurat di tarik namun kereta terus melaju dengan kecepatan 70 km per jam dan semakin cepat. Rem di ruang kendali rusak dan ditemukan teknisi kereta dalam keadaan tidak bernyawa. Sam dan Michael bekerja sama untuk memutuskan kait besi gerbong terakhir yang mereka tempat dari rangkaian gerbong lainnya. kait besi berhasil di pindahkan, namun kereta masih tersambung oleh rantai pengikat. Michael dan Sam melompat ke gerbong utama di depan, di sebrang mereka, dan berhasil mencabut rantai. Kereta terguling, beruntung Michael sempat lompat. Penumpang kereta yang sempat bermain kartu dengan Michael menangkap tangan dan menariknya ke dalam gerbong terakhir. Gerbong terakhir tergelincir keluar dari jalur rel namun tidak terbalik. 

Tinggal 4 orang asing tersisa. Michael melihat pada seorang gadis yang selalu menyendiri sambil dengarkan musik dari ponselnya. Dilihatnya ia sedang membaca buku The Scarlet Letter. Pryne adalah tokoh utama dari buku tersebut. Michael menyadari bahwa gadis tersebut adalah saksi tunggal yang sedang diburu untuk dibunuh oleh Joanna. Namanya Sofia. Sofia ceritakan tentang kejadian terbunuhnya Perencana Kota di apartemennya. Perencana kota adalah sepupunya. Ia sedang mampir dan berada di dalam apartemen saat 2 orang tamu datang , memukul serta melempar sepupunya keluar hingga dikira bunuh diri dalam berita-berita di koran. Sofia sempat membawa sebuah hardisk external yang menyimpan data rahasia. Sofia harus tiba di Cold Spring dan bertemu dengan agen FBI Garcia untuk di antar ke tempat perlindungan saksi. Sekarang semua sisa penumpang mengetahui masalahnya. Mereka sekarang bekerja sama untuk membantu Michael melindungi Sofia.

Sirine mobil polisi terdengar. Gerbong kereta dalam kepungan SWAT dan NYPD yang dipimpin oleh Hawthorne. Michael minta bantuan pada penumpang lainnya untuk tutup jendela kaca dengan koran yang basah agar tidak menjadi sasaran tembak sniper dari SWAT dan NYPD.  Hawthorne  mengirimkan Alex, sahabat Michael sebagai negosiator. Alex masuk ke dalam gerbong dan beberapa penumpang lainnya keluar sebagai ganti, karena dikira oleh NYPD ada penyanderaan oleh Michael yang frustasi karena diputus hubungan kerja.

Michael ceritakan keadaan pada Alex. Alex membujuk Michael untuk beritahukan siapa Sofia, namun ia menolaknya. Michael mengenal perkataan Alex sama dengan perkataan pembunuh sepupu Sofia. Alex menodongkan pistolnya ke arah Michael. Sofia bangkit dan mengaku, namun penumpang lainnya melindungi dengan cara mengaku sebagai Sofia. karena kesal, seorang penumpang pria di tembak oleh Alex. Terjadilah pertarungan antara Michael dan Alex. Michael  jatuh ke lantai. Dor.. peluru menembus kaca gerbong kereta dan Alex terjatuh tak bernyawa. Rupanya Michael sempat meletakkan butir gps biru ke saku baju Alex.

SWAT dan NYPD masuk ke dalam gerbong. Saat mereka akan borgol Michael, penumpang lainnya berteriak bahwa Michael adalah tidak bersalah, dialah pahlawannya. Michael mendapatkan perawatan medis dan bertemu dengan istri dan anaknya. Sofia bertemu dengan agen FBI Garcia. Michael mendapatkan tawaran dari Hawthorne untuk kembali ke NYPD.

Di akhir cerita, Michael berhasil menangkap Joanna di dalam kereta. Michael sudah menjadi detektif NYPD.