12 STRONG
1001 film terbaru Chris Hemsworth di Februari 2018, memimpin 11 orang pemberani lainnya, dengan sukarela pergi ke garis terdepan pertempuran melawan Taliban. Dibuat berdasarkan kisah nyata.

Banyak adegan kekerasan dalam film ini, contohnya saat pemimpin wilayah Taliban menembak mati seorang wanita di depan 2 gadis kecil, walaupun suami wanita tersebut sudah berlutut meminta ampun. Wanita tersebut dinyatakan bersalah oleh pemimpin wilayah Taliban tersebut karena telah mengajarkan 2 gadis kecil tersebut membaca dan berhitung. 

Nilai positif dari film ini adalah keberanian dan rela berkorban. 12 orang green barret mau ke garis terdepan sebagai tentara pertama dengan kemungkinan kembali ke rumah yang sangat kecil.

  • Produser : Jerry Bruckheimer, Molly Smith, Thad Luckinbill
  • Sutradara : Nicolai Fuglsig
  • Penulis : Ted Tally, Peter Craig
  • Produksi : Lionsgate
  • Chris Hemsworth sebagai Nelson
  • Michael Shannon sebagai Spencer
  • Michael Peña sebagai Diller
  • Navid Negahban sebagai Dostum

Di awali dengan peristiwa runtuhnya menara kembar WTC pada 11 september 2001, Nelson membatalkan cutinya, kembali ke markas angkatan darat, mengajukan diri untuk memimpin skuadnya ke Afganistan, ke rumah Taliban. Semula sempat di tolak oleh atasannya, berkat bantuan Spencer, anak buahnya di pelatihan, ia di ijinkan pergi ke garis terdepan, skuad yang pertama. Ia harus bertemu dengan Dostum, pemimpin aliansi AS di Afganistan yang akan mendampinginya menyelesaikan tugasnya.

Nelson bersama dengan Spencer, Diller, Milo, Sean, Vern, Scott, Jackson, Bennet, Jones dan Falls berangkat menuju Afganistan menggunakan helikopter tempur di tengah malam. Bukan perjalanan yang nyaman, 2 helikopter pendamping kembali ke lokasi keberangkatan karena cuaca buruk. Bukan pendaratan yang nyaman juga, di padang pasir, saat masih gelap, waspada terhadap serangan lawan. Tiba-tiba 3 orang datang, di sergap karena di kira lawan, ternyata mereka adalah utusan Dostum.

Pasti efektif pasang iklan di sini. iklan online terbaik ada di sini, bukan pasang iklan di tempat yang lain.

12 STRONG 

Nelson dkk di antar ke sebuah bangunan bekas rumah, bangunan rumah yang hancur nemun tidak rata dengan tanah. Mereka istirahat di sana. Agen US yang mendampingi mereka ceritakan sedikit tentang Dostum agar mereka bisa bekerja sama. Nelson hanya bisa bahasa Inggris dan Rusia, tidak bisa bicara dalam bahasa Afganistan.

Saat Nelson dkk hendak istirahat, terdengar teriakan dari luar, ternyata Dostum datang dengan pasukannya. Perkenalan berlangsung sangat kaku, ada curiga di antara mereka. Ternyata Dostum bisa bahasa Inggris. Ia sebelumnya adalah kepala daerah yang sekarang di duduki oleh Taliban. Istri dan anaknya tewas oleh serangan Taliban.  

12 STRONG

Dostum hanya membawa 6 kuda untuk transportasi bagi Nelson dkk. Akhirnya tim Nelson di pecah 2, 6 orang tetap berjaga di lokasi, 6 orang pergi bertempur bersama Dostum. Dalam pertempuran pertama, Nelson sempat salah berikan kordinat gps pada pilot pesawat pengebom , setelah bergeser maju, kordinat yang diberikan akurat, hujan bom oleh angkatan udara AS tepat sasaran.

Hingga jelang masa tugas ODA 595 berakhir, Nelson dkk belum capai tujuan yaitu merebut kota Mazar i Sharif. Dari pusat kordinasi akan di kirimkan tim kedua ke Afganistan, kordinasi dengan Razzan, yang tidak berteman dengan Dostum.

Mengetahui kabar bahwa pihak militer AS akan bekerjasama dengan Razzan, Dostum kecewa dan meninggalkan Nelson.

Nelson dkk tidak patah semangat, mereka akan membantu tim ke 2 dengan cara memutus jalan yang digunakan Taliban mengirimkan senjata dan bahan pangan, yaitu sebuah jalan kecil di antara 2 bukit batu. Nelson dkk kalah serangan, bahkan saat di bantu oleh kehadiran Dostum dan pasukannya, musuh menggunakan tank dan peluncur 40 bom. Nelson maju ke depan ke arah musuh hendak melumpuhkan peluncur bom. Sisa  pasukan yang di pimpin Dostum mengikuti Nelson. Sudah dekat, namun kehadiran mereka di ketahui oleh pemimpin wilayah Taliban, mereka lunglai, jatuh dari kuda oleh serangan bom. Nelson yang terluka tetap bangkit dan mendekati peluncur bom dan berhasil melumpuhkan tentara yang mengawal dan mengisi bom. Pemimpin wilayah Taliban kabur menggunakan mobil. Dostum melihat dan mengejarnya menggunaka kuda. Hingga mobil mogok, Dostum mendekat dan menembak pemimpin wilayah Taliban tersebut. Kota Mazar i Sharif berhasil di rebut.

Di sisi lain, Spencer terluka parah terkena ledakan bom bunuh diri yang di lakukan oleh tentara Taliban yang pura-pura menyerah. Helikopter datang dan membawa Spencer.

Dostum dan Razzan bersalaman, tidak terjadi pertikaian diantara mereka. Nelson dkk di tarik kembali, tugas mereka berhasil merebut kota Mazar i Sharif sebelum musim salju datang.