1001 Film di 1001Berita.com.  Chris Pratt  bersama para sahabatnya kembali bertarung menjaga perdamaian galaksi di GUARDIANS OF THE GALAXY VOL. 2. Tayang perdana 26 April 2017 di bioskop-bioskop Indonesia. Sangat menghibur, sangat disarankan untuk di tonton langsung di bioskop. Peter bertemu dengan ayah kandungnya.

Star Lord, Drax, Gamora, Baby Groot dan Rocket berbeda spesies, berbeda dalam ukuran tubuh dan kemampuan, namun mereka mau dan mampu bekerja sama, saling menolong, saling mendukung satu dengan lainnya.

  • Produser : Stan Lee, Louis D'Esposito, Kevin Feige
  • Sutradara : James Gunn
  • Penulis : James Gunn, Dan Abnett
  • Produksi : Walt Disney Pictures
  • Chris Pratt sebagai Peter Quill alias Star-Lord
  • Dave Bautista sebagai Drax, berbadan besar dengan senjata 2 pisau besar
  • Bradley Cooper pengisi suara Rocket, rakun, mamalia yang mahir bertempur
  • Vin Diesel pengisi suara Baby Groot
  • Zoe Saldana sebagai Gamora, teman wanita Star Lord yang berbadan hijau

  • Laura Haddock sebagai Meredith Quill, ibu kandung Peter
  • Michael Rooker sebagai Yondu, ayah angkat Peter, pemimpin kelompok pencuri.
  • Karen Gillan sebagai Nebula, adik Gamora dengan badan setengah robot 
  • Pom Klementieff  sebagai Mantis, memiliki kemampuan empati hanya dengan menyentuh mahluk lain. Wanita dengan 2 antena di kepalanya.
  • Sylvester Stallone sebagai Stakar Ogord, pemimpin besar kelompok pencuri .
  • Kurt Russell sebagai Ego, ayah kandung Peter.
  • Elizabeth Debicki sebagai Ayesha, pemimpin pasukan Sovereign
  • Sean Gunn sebagai Kraglin, anak buah Yondu.
  • Chris Sullivan sebagai Taserface, anak buah Yondu yang memberontak.

Para penggemar film perang di angkasa seperti Star Wars dan Star Trek akan terpuaskan setelah menonton film ini, ada pertarungan antar pesawat luar angkasa yang seru.

Para penggemar film romantis atau drama melankolis juga mendapatkan porsinya di film ini, kisah cinta yang masih belum diungkapkan antara Peter dan Gamora, juga ungkapan kata-kata mutiara tentang cinta dari Drax.

Para penggemar film komedi juga kebagian jatah adegan tingkah lucu Baby Groot, Drax dan Rocket.

Yondu meninggalkan pesan pada para penonton tentang arti seorang ayah yang benar. Walaupun ia hanya seorang ayah angkat bagi Peter, walau Peter mengira bahwa ia hanya memanfaatkan dirinya, ternyata Yondu sangat melindungi Peter, rela dibuang/diasing oleh kelompok besar pencuri angkasa yang di pimpin oleh Stakar. Yondu menyelamatkan Peter, saat planet ego meledak bahkan berikan baju luar angkasa pada Peter agar tetap dapat bernafas, tukar dengan nyawa nya.

Film ini berikan tantangan untuk para ilmuwan untuk menciptakan Drone yang mampu mengarungi angkasa luar  seperti angkatan perang Sovereign.

Diawali dengan pertarungan para penjaga galaksi melawan monster gurita kuning yang menyerang pemukiman Sovereign. Kulit gurita raksasa kuning sangat tebal, tidak bisa ditembus dengan senapan laser dan pisau Drax, hingga akhirnya Gamora berhasil menyobek bekas luka di tubuh gurita. Para penjaga galaksi melaporkan ke petinggi Sovereign keberhasilan mereka sekaligus meminta upah, namun petinggi Sovereign hanya menyerahkan adik Gamora, yaitu Nebula yang ditangkap karena pernah mencuri baterai. Petinggi Sovereign juga menghina asal usul Peter. Tidak terima dengan pelecehan pada Peter, Rocket balas menghina sekaligus mencuri baterai milik Sovereign. Kemudian mereka pamit dan pergi meninggalkan pemukiman Sovereign.

Belum jauh mereka terbang, angkatan udara Sovereign menyerang mereka. Pesawat para penjaga galaksi mengalami kerusakan saat menghindari kejaran melalui daerah penuh batu meteor. Mereka terdesak oleh kepungan pesawat angkatan udara Sovereign, beruntung mereka ditolong oleh sosok putih misterius diatas pesawat putih seperti balon yang menghancurkan semua drone milik Sovereign. Pesawat para penjaga galaksi mendarat darurat di planet Herbert yang hijau. Pesawat hancur terbelah, untungnya mereka semua selamat.

Pesawat putih seperti balon yang telah menolong mereka menghancurkan semua armada perang Sovereign mendarat. Turun seorang pria dan seorang gadis dengan antena di kepalanya. Pria tersebut perkenalkan diri sebagai Ego, ayah kandung Peter, yang telah lama mencari keberadaan Peter. Ia mengundang Peter ke Planet Ego, kediamannya. Akhirnya Peter menerima ajakan ayahnya, sesuai dengan anjuran Gamora. Ia turut membawa Gamora dan Drax. Rocket, Baby Groot dan Nebula di tinggal untuk menjaga sekaligus memperbaiki pesawat mereka.

Mereka tiba di planet Ego yang penuh dengan tumbuhan aneka warna. Mereka memasuki kediaman Ego yang megah seperti istana, namun kosong, tidak ada mahluk hidup lainnya. Ego ajarkan cara memanfaatkan kekuatan di dalam dirinya dan ceritakan keinginannya untuk menguasai alam semesta dengan kekuatan mereka.

Di tempat lain, di planet Herbert, Rocket kedatangan tamu tak di undang. Anak buah Yondu berhasil ia kalahkan, namun ia harus tunduk dibawah ancaman panah terbang milik Yondu. Yondu interogasi Rocket dan mengetahui keberadaan Peter, ia mengajak anak buahnya untuk menyusul ke planet Ego, namun anak buahnya memberontak karena anggap Yondu telah menjadi lemah. Sebelumnya, Yondu dan gerombolannya di sewa oleh petinggi Soverign untuk menangkap semua anggota penjaga galaksi. Nebula membantu anak buah Yondu yang berontak. Pemegang kendali gerombolan pencuri tersebut sekarang adalah Taserface.

Gerombolan Taserface terbang menuju planet Ego. Di angkasa, mereka membuang semua anak buah Yondu yang setia. Rocket dan Yondu berada di sel tahanan sementara Groot menjadi bahan mainan mereka. Nebula meminta pesawat terbang untuk terbang lebih dulu menuju planet Ego. Yondu dan Rocket akhirnya bisa keluar dari sel tahanan berkat bantuan Kraglin, anak buah Yondu yang semula berontak namun berbalik setia setelah melihat kekejaman Taserface. Kraglin mengembalikan tanduk pengendali panah terbang. Dengan panah terbang tersebut Yondu manghabisi Taserface serta pengikutnya. Yondu kemudian menyusul ke planet Ego bersama dengan Rocket, Baby Groot dan Kraglin.

Nebula tiba di planet Ego dan langsung menyerang Gamora dengan tembakan beruntun. Gamora masuk ke dalam goa besar, pesawat yang digunakan oleh Nebula kandas setelah menabrak dinding goa. Gamora menemukan patahan pesawat berupa tembakan besar. Ia perbaiki tembakan tersebut dan mengarahkannya ke sisa-sisa pesawat yang digunakan Nebula hingga hancur. Gamora tidak tega, ia berlari menyelamatkan Nebula. Nebula tidak berterima kasih, ia terus menyerang Gamora, hingga lelah dan berkata bahwa ia membutuhkan seorang saudara, ia marah karena ayah mereka Thanos, telah mengganti sebagian besar anggota tubuhnya dengan mesin setiap kali ia kalah bertarung dengan Gamora di masa lalu. Mereka berpelukan. Gamora menemukan banyak tumpukan tengkorak, ia segera berlari keluar untuk menemui Mantis dan Drax.

Di dalam kediaman Ego, ia ceritakan petualangannya berkeliling ke planet-planet yang berpenghuni. Ia meletakkan satu keturunan dan satu pohon di setiap planet tersebut, termasuk Bumi. Peter akhirnya mengetahui bahwa ayahnya telah menanam penyakit di kepala mamanya, ia marah dan menyerang Ego, namun ia kalah, ia ditancap dan dijadikan pengisi kekuatan planet Ego. Semakin Peter marah dan menggunakan pikirannya, semakin besar energi yang dihasilkan dan diserap oleh planet Ego. Rocket dan Yondu tiba untuk menolong Peter, namun mereka juga tak berdaya oleh kekuatan Ego. Yondu berteriak agar Peter menggunakan hatinya, lebih tenang dan mengenang saat-saat indah yang pernah di alaminya. Akhirnya Peter berhasil mengalahkan Ego. Mantis berikan info bahwa inti dari planet Ego berada di tengah pulau, di dalam tanah, mereka harus meledakkan inti planet Ego yang berupa otak tunggal yang sangat besar.

Mereka masuk ke dalam goa besar, menuju dasar planet Ego. Ego bangkit dan menyerang mereka. Yondu kalah, Drax kalah, Gamora kalah, begitu pula dengan Nebula. Pertarungan besar terjadi antara Peter dan Ego. Di sisi lain, Rocket dan Baby Groot tengah berusaha meletakkan bom waktu ke inti planet Ego melewati lubang-lubang sangat kecil. Hanya Baby Groot yang bisa melewati lubang tersebut. Keadaan bertambah genting karena armada perang Sovereign telah tiba dan turut menyerang mereka. Kraglin di panggil oleh Yondu untuk menjemput mereka di permukaan planet.
Gamora dan Nebula berhasil tiba di permukaan planet Ego dan masuk ke dalam pesawat. Baby Groot berhasil melemparkan bom waktu ke inti planet Ego. Drax, Mantis dan Baby Groot berhasil tiba ke permukaan planet. Rocket ajak Yondu untuk menyusul ke permukaan, namun ia menolak, ia hendak menolong Peter. Rocket berikan 1 baju terbang dan 1 jas pernafasan pada Yondu. Ia kemudian pergi ke permukaan menyusul penjaga galaksi lainnya. Gamora menanyakan keberadaan Peter, ia hendak menyusul Peter namun dicegah dengan cara di strum listrik hingga tak sadarkan diri.

Bom yang di lemparkan oleh Baby Groot meledak. Ego menghilang lenyap, planet runtuh. Armada perang Sovereign hancur tertimpa runtuhan planet. Yondu terbang menyelamatkan Peter. Di angkasa luar, saat menuju pesawat yang di kemudikan Kraglin, Yondu pasangkan jas pernafasan dan baju terbang pada Peter. Yondu pamit dan membeku.

Yondu di kremasi di dalam pesawatnya. Abunya di lepas di angkasa. Tak lama kemudian pesawat-pesawat besar yang merupakan kawan lama Yondu yang di pimpin oleh Stakar datang dan berikan penghormatan terakhir yang megah berupa kembang api di angkasa.

Panah terbang di wariskan pada Kraglin. Pesawat milik Yondu yang mereka gunakan di wariskan pada Peter.

Untuk pecinta film bioskop yang tidak bisa keluar rumah karena hujan atau keadaan lainnya, jangan sedih, jangan bosan, coba pasang dan mainkan Clash Royale, jangan lupa untuk bergabung dengan klan sitokcer.id